Pertemuan 5

Software Quality Assurance

Software Quality Assurance (SQA) meliputi pendekatan manajemen kualitas, teknologi software engineering yang efektif, pertemuan peninjauan teknis selama proses software berlangsung.

Definisi-definisi

Software Quality didefinisikan sebagai : kesesuaian yang diharapkan pada semua software yang dibangun dalam hal fungsi software yang diutarakan dan unjuk kerja software, standar pembangunan software yang terdokumentasi dan karakteristik yang ditunjukkan oleh software. Definisi ini menekankan pada 3 hal yaitu:

1. kebutuhan software adalah fondasi ukuran kualitas software,

2. jika menggunakan suatu standar untuk pembangunan software

3. sering kali ada kualitas yang secara langsung diutarakan (tersirat) 

SQA merupakan perluasan dari definisi di atas. SQA adalah serangkaian aktifitas yang sistematik dan terencana dalam rangka memastikan kualitas dari software.

SQA terdiri dari berbagai macam aktifitas yang berhubungan dengan dua kelompok kepentingan yaitu:

1. praktisi pembangun software yang mengerjakan pekerjaan teknik à menerapkan metode dan pengukuran yang tepat, melakukan rapat teknis, dan menguji software

2. grup SQA yang bertanggung jawab terhadap perencanaan jaminan kualitas, pencatatan, analysis dan pelaporan.

 

Aktifitas SQA

Grup SQA melakukan serangkaian aktifitas untuk membantu tim praktisi pembangun software dalam menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Aktifitas-aktifitas tersebut adalah :

1. Rencana SQA untuk suatu proyek.

2. Ikut membuat gambaran software proses yang akan digunakan untuk membangun software.

3. review aktifitas software engineering untuk memastikan kesesuaian dengan software proses yang ditentukan

4. melakukan audit hasil kerja software

5. memastikan penyimpangan yang terjadi dalam kerja software dan hasil kerja terdokumentasi dan diatasi sesuai dengan prosedure

6. mencatat ketidak-sesuaian dan melaporkannya ke manajer senior

Tujuan FTR adalah:

1. menemukan error dalam function, logika, atau implementasi

2. memastikan software memenuhi kebutuhan

3. memastikan software memenuhi standar

4. mencapai software yang dibangun dengan cara yang seragam

5. membuat proyek lebih mudah diatur

Sebagai tambahan, FTR juga merupakan:

1. wahana latihan

2. melatih prakteisi junior untuk mengamati pendekatan yang berbeda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s